Arsip untuk Desember, 2008

h1

DNS SERVER

Desember 26, 2008

Sebelum kita membuat suatu Personal Home Page pastikan bahwa kita telah berhasil membuat DNS Server terlebih dahulu.

Membuat DNS Server :

Langlah – langkah yang harus dilakukan :
» Melakukan pengecekan apakah BIND sudah terinstal atau belum. Untuk mengetahuinya, lakukan perintah : sudo dpkg –l | grep bind9

Apabila ternyata BIND belum terinstal, maka kita dapat melakukan penginstalan dengan perintah : sudo apt-get install bind9 atau sudo apt-get update atau dengan melihatnya terlebih dahulu dengan : sudo /etc/apt/source.list

» Melakukan Konfigurasi pada file /etc/bind lalu membuat file db.mbuh.com dan db.192.168.1 kemudian lakukan pengeditan kedua file tersebut dengan isi berikut :

db.192.168.1 :

db.mbuh.com :

» Terakhir melakukan Pengecekan pada DNS :

Untuk mengujinya ada beberapa perintah salah satunya yaitu ping.

h1

SUBNETTING

Desember 26, 2008

SUBNET Mask kelas C Defaultnya adalah :255.255.255.0

SUBNET Mask kelas B Defaultnya adalah :255.255.0.0

SUBNET Mask kelas A Defaultnya adalah :255.0.0.0

Untuk IP adress kelas A tidak dapat memakai subnet kelas B demikian pula sebaliknya. Jika kalian pernah menemukan istilah 255.0.0.0/8 maksud dari istilah tersebut adalah, subnet mask 255.0.0.0 mempunyai bit yang aktif (angka 1) sebanyak 8. Angka 8 setelah karakter ‘/’menunjukkan banyaknya angka 1. Sebenarnya subnet mask terdiri dari bilangan – bilangan biner, misalnya 255.0.0.0 jika dikonversi ke biner maka menjadi

11111111.00000000.00000000.00000000.

Oleh karena itu penulisannya menjadi 255.0.0.0/8.

Contoh lainnya adalah 255.255.255.224/27 jika dikonversi ke biner maka akan menjadi

11111111.11111111.11111111.11100000.

SSH server merupakan suatu program aplikasi yang berfungsi untuk melakukan remote server untuk suatu keperluan, antara lain untuk melakukan pemeliharaan sistem dan administasi user maupun grup serta untuk melakukan pengamatan dan pengawasan mesin dari jauh.

Open SSH terbukti merupakan poject GNU yang dijamin keamanannya dan bersifat gratis. Dikatakan aman karena datanya terenkripsi.

Konfigurasi SSH server

1. Memastikan paket open SSH di Linux kita

misal :

ubuntu@ubuntu:-$ sudo dpkg -l | grep ssh

1. Mengedit pada konfigurasi ssh

ubuntu@ubuntu:-$ sudo vim /etc/ssh/sshd_config

perintah di atas akan menampilkan isi konfigurasi, pada kalimat port 22 berikan tanda ‘ # ‘, ini akan membuat Operating System kita tidak bisa di remote komputer lain. Jika kita menghendaki remote server, hilangkan tanda pagar pada kalimat #permiteRootLogin yes. Kita juga dapat menghilangkan tanda pagar pada kalimat #RSAAuthentication yes untuk menghendaki penggunaan autentifikasi. Simpan perubahan yang kita lakukan.

1. Menjalankan openssh server

ubuntu@ubuntu:-$ sudo /etc/init.d/ssh start

1. Untuk menjalankan secara otomatis saat komputer dinyalakan.

ubuntu@ubuntu:-$ cd /etc/init.d/

root@ubuntu:-$ /etc/init.d# update-rc.d -n ssh defaults

h1

Laporan LINUX TCP/IP

Desember 26, 2008

- Topologi Bus :
sebuah kabel pusat sebagai media transmisi utama(biasanya katanya sih kabel koaxial). Dan katanya juga data yang nglewatin transmisi dapat langsung menuju ke host yang dituju tanpa melewati host yang lain. Data dapat bergerak bebas sepanjang kabel, dan akibatnya coallision yang besar menyebabkan kinerja berkurang. Bayangkan aja 1 kabel dilewati dua buah arus yang sama, bahkan kadang bolak-balik. Akan tetapi sistem akan terputus kalo media transmisi utama terputus.
null

Topologi Ring.
Pada sistem ini digunakan token passing. artinya token akan dikirim memutar sampe ke host tujuan. DAta mengalir pada media transmisi berjalan 1 arah, kalo ada salah satu host mati maka seluruh jaringan akan terputus juga
null

Topologi Star
Tipe jaringan ini menggunakan konsentrator untuk menghubungkan seluruh node. Konsentrator dapat berupa switch ato hub. Media transmisi biasanya menggunakan kabel UTP. Kalo 1 node putus/gangguan, jaringan keseluruhan akan tetap berjalan. tetapi kelemahan dari topologi ini yaitu jika hub/switch mati/gangguan maka seluruhnya akan mati/tidak berjalan.
besarnya kecepatan transfer switch adalah 10/100 MBps sedangkan HUB 10 MBps
null
PENGKABELAN
Pemasangan type straight
Standar berdasarkan EIA/TIA-568 B. antara ujung ke ujung memiliki urutan kabel yang sama.
penghubung beberapa host dengan perangkat penghubung seperti switch, hub, dan repeater.
null
Pemasangan type cross
Standar berdasarkan EIA/TIA-568 B. Penghubung antara host secara langsung, misal laptop ke laptop.
null